.

Katanya Syariah, tapi harga kredit tetep aja beda

XX : "Katanya Syariah, tapi harga kredit tetep aja beda sama harga normal, tetep ada bunganya, sama aja dong sama perumahan yang pake Bank.
Dimana syariah nya?!??"

Hehehe...
Bismillaah, senyumin aja dulu 😊

@ : "Pak, Bu...dulu Bapak dan Ibu beli rumah diharga berapa?"

XX : "Wah, masih murah...anak saya masih kecil, ga sampe 200 juta."

@ : "Nah, sekarang, putra Bapak dan Ibu, sudah besar, sudah SMA ya, itu kalau dijual kira-kira bisa laku berapa?"

XX : "Kemarin sih sudah ada yang nawar 400 jutaan, saya maunya minimal 500 juta."

@ : "Nah...sama ga ya dengan harga ketika dulu Bapak dan Ibu beli rumah itu?"

XX : "😁🙏..."

Pak, Bu...harga cash dan kredit boleh berbeda secara syariah.

Harga yang digunakan adalah harga property di tahun atau tenor waktu yang diambil.
Itulah mengapa harga cash, harga tenor 5 tahun, atau harga tenor 15 tahun akan berbeda. Yang sama adalah profit margin (keuntungan perusahaan/developer) pertahunnya. Syariah akan selalu flat, tidak fluktuatif seperti perumahan konvensional yang terpengaruh suku bunga Bank.

Di konvensional, harga yang tertera di akad dipastikan tidak akan sama dengan harga yang dibayar, akibat perubahan suku bunga Bank ini.

Apalagi, ketika pembeli rumah ingin melunasi KPR nya, maka muncullah biaya penalti. Aneh ya...mau melunasi malah kena biaya 😁.

Property Syariah justru sangat senang ketika ada pembeli yang mau melunasi.
Sebagai apresiasi terima kasih, malah bisa jadi developer property syariah akan memberikan potongan harga.

Jadi gimana Pak Bu, masih mau ribet sama aBank? 😁

DP -O Cibitung bekasi
Rian Fauzi

Jasa Desain, Bangun dan Renovasi : rumah, toko, warung, kantor, taman, interior, pagar, kanopi, furniture. Konsep spesial pribadi Anda. Lebih indah, hemat, mudah, ringan, dan aman