.

Bangun Rumah Sederhana


Bagi Anda yang ingin mempertimbangkan untuk membangun rumah sederhana, mungkin cukup menarik untuk menyimak uraian yang ditulis oleh Dani Camara berikut ini. Sedangkan jika ingin memanfaatkan jasa desain dan bangun rumah silakan menghubungi kontak yang ada di website omasae.com ini.

Bangun Rumah Sederhana


Masih ingatkah kita dengan film tahun 90-an yang berjudul keluarga Cemara. Di dalam film dilukiskan bagaimana kondisi keluarga yang benar-benar sederhana tapi mereka mampu bahagia dalam kondisi itu.
Mereka sangat menikmati kebahagiaan mereka dalam kesederhanaan yang mereka miliki.
Mereka sangat sederhana dalam urusan bersikap, mereka sangat sederhana dalam urusan berpakaian, mereka sangat sederhana dalam urusan makan, mereka sangat sederhana dalam urusan rumah, urusan pekerjaan, urusan kepribadian dan sebagainya.

Hal itu membuat saya berpikir bahwa itulah cerminan keluarga Indonesia, masyarakatnya terkenal sederhana. Tidak suka dengan sesuatu yang sifatnya mahal dan malah membuat kesenjangan sosial semakin tinggi.
Jika kita menilik segala kehidupan kita, ada kalanya kita memang membutuhkan sesuatu yang sifatnya mahal dan jauh dari kata sederhana. Terkadang kita ingin membeli motor yang harga nya terbilang malang dan jauh dari jangkauan kita.

Terkadang kita ingin membeli mobil agar pola hidup kita semakin tinggi dan tidak diremehkan oleh orang lain, terkadang kita ingin membangun rumah kita agar kita terkesan orang yang punya dan tidak dipandang sebelah mata.

Keinginan-keinginan yang terlintas dalam pikiran kita sifatnya sangat wajar dan memang tidak masalah jika harus dipenuhi, namun kita juga harus punya konsep hidup yang tertata. Apakah mungkin kita membeli TV yang mewah sedangkan kita tidak memiliki biaya yang cukup untuk membelinya?, keinginan boleh tapi harus realistis. Apakah mungkin kita akan membeli mobil mewah jika kondisi keuangan kita tidak mencukupi?, sah-sah saja kita punya keinginan itu. Tapi kembali lagi, kita harus berpikir realistis untuk kondisi itu.

Apalagi urusan rumah, rumah bukan termasuk kebutuhan tersier tapi rumah bisa dikatakan kebutuhan premier yang secara harga tidak murah. Makanya untuk berpikir bangun rumah tidak hanya berpikir untuk memenuhi kebutuhan saja, tapi juga berpikir realistis kondisi keuangan kita.

Jika memang perekonomian kita tergolong pas-pas an, tidak ada salahnya kita bangun rumah sederhana. Kesederhanaan rumah kita tidak sama dengan cermin dari kehidupan kita yang sederhana juga. Tapi dengan bangun rumah sederhana, sedikit banyak akan memberikan gambaran bahwa hidup kita juga sederhana.