Water Treatment Specialist

Kami selalu mengutamakan kualitas produk Depo Air Minum Sehat, Segar, Higienis & Bermutu

Melayani :
- Pabrik AMDK
- Filter rumah tangga
- Jasa service Depo Isi Ulang

Menyediakan :
. Spare Part & Perlengkapan Depo Isi Ulang :
- Tutup Galon
- Tisue Galon
- Seal
- Galon (PC, Pet)
- Housing
- Filter PVC, Viber, Stainless
- Catrigde
- Tandon Air PE dan Stainless
- Mesin RO
- Mesin pencuci Galon
- Air Tangki dari pegunungan pacet
- Media Filter :
. Carbon Aktif
. Silica Sand
. Manganis
. Anion
. Cation, dll.


1. 1 unit Ultraviolet 39 W
2. 2 Filter PVC/Fiber/Stainless 8”
3. 1 unit Tandon 5300 liter
4. 1 unit Tandon 2200 liter
5. 25 KG karbon aktif
6. 50 KG Silica Sand
7. 6 unit Housing 10”
8. 4 unit catridge DW 10”
9. 2 unit Catrigde CW 10”
10. 1 unit Pompa Automat
11. 1 set partisi (1 cuci + 2 isi)
12. 1 unit Pencucian
13. 3 unit Solenoid Valve
14. 4 buah lampu biru 8 W
15. 500 buah tisu higienis
16. 500 buah tutup galon
17. Lab. Depkes
18. Instalasi Pipa + Listrik
19. Perakitan
20. Pemasangan

1. 1 unit Ultraviolet 39 W
2. 1 unit Ozon Generator
3. 2 Tabung Filter PVC/Fiber/Stanliess 8”
4. 1 unit Tandon 5300 liter
5. 1 unit Tandon 2200 liter
6. 1 unit Tandon 550 Stainless
7. 25 KG karbon aktif
8. 50 KG Silica Sand
9. 8 unit Housing 10”
10. 2 unit Catrigde DW 10”
11. 6 unit Catrigde CP 10”
12. 1 unit Pompa Automat
13. 1 unit Pompa Stainless
14. 1 set partisi (1 cuci + 3 isi)
15. 1 unit Pencucian
16. 4 unit Solenoid Valve
17. 4 buah lampu biru 8 W
18. 1000 buah tisu higienis
19. 1000 buah tutup Galon
20. Lab. Depkes
21. Instalasi Pipa + Listrik
22. Perakitan
23. Pemasangan

1. 1 unit Ultraviolet 39 W
2. 1 unit Ozon Generator
3. 2 Filter Stanliess 10”
4. 1 unit Tandon 5300 liter
5. 1 unit Tandon 2200 liter
6. 1 unit Tandon 550 Stainless
7. 25 KG karbon aktif
8. 50 KG Silica Sand
9. 8 unit Housing 10”
10. 2 unit Catrigde DW 10”
11. 6 unit Catrigde CP 10”
12. 1 unit Pompa Automat
13. 1 unit Pompa Stainless
14. 1 set partisi (1 cuci + 3 isi)
15. 1 unit Pencucian
16. 4 unit Solenoid Valve
17. 4 buah lampu biru 8 W
18. 1000 buah tisu higienis
19. 1000 buah tutup Galon
20. Lab. Depkes
21. Instalasi Pipa + Listrik
22. Perakitan
23. Pemasangan

1. 1 unit Ultraviolet 39 W
2. 1 unit Ozon Generator
3. 8 unit Bio Energi Water
4. 2 Filter Stanliess 10”
5. 1 unit Tandon 5300 liter
6. 1 unit Tandon 2200 liter
7. 1 unit Tandon 550 Stainless
8. 25 KG karbon aktif
9. 50 KG Silica Sand
10. 4 unit Housing 20”
11. 2 unit Catrigde DW 20”
12. 2 unit Catrigde CP 20”
13. 1 unit Pompa Automat
14. 1 unit Pompa Stainless
15. 1 set partisi (1 cuci + 3 isi)
16. 1 unit Pencucian
17. 4 unit Solenoid Valve
18. 4 buah lampu biru 8 W
19. 1000 buah tisu higienis
20. 1000 buah tutup Galon
21. Lab. Depkes
22. Instalasi Pipa + Listrik
23. Perakitan
24. Pemasangan

1. 1 unit Ultraviolet 39 W
2. 1 set Mesin RO 2000 GPD
3. 1 unit Ozon Generator
4. 8 unit Bio Energi Water
5. 2 Filter Stanliess 10”
6. 1 unit Tandon 5300 liter
7. 1 unit Tandon 2200 liter
8. 2 unit Tandon 550 Stainless
9. 25 KG karbon aktif
10. 50 KG Silica Sand
11. 4 unit Housing 20”
12. 2 unit Catrigde DW 20”
13. 2 unit Catrigde CP 20”
14. 1 unit Pompa Automat
15. 2 unit Pompa Stainless
16. 1 set partisi (1 cuci + 3 isi)
17. 1 unit Pencucian
18. 4 unit Solenoid Valve
19. 4 buah lampu biru 8 W
20. 1000 buah tisu higienis
20. 1000 buah tutup Galon
21. Lab. Depkes
22. Instalasi Pipa + Listrik
23. Perakitan
24. Pemasangan

Melayani Setting Pabrik AMDK, Filter Penjernihan Rumah Tangga, Service Depo isi ulang Dll.
Menyadiakan Spare Part dan perlengkapan Depo Isi Ulang
 HP. 087 - 852095976, 087 - 852580885.

Rencana membangun rumah

 Membuat rumah atau merancang rumah, sebaiknya disesuaikan dengan kemampuan keuangan kita. Jika dana yang tersedia terbatas, solusinya bisa dengan menerapkan konsep rumah tumbuh. Dalam pembuatan draft awal, desain rumah utuh tetap kita buat. Nanti dalam proses pembangunannya, kita mempunyai desain parsial. Dan seminim mungkin untuk melakukan pembongkaran besar-besaran.

 Selanjutnya, setelah masalah dana adalah memperhatikan luas lahan. Jika luasnya terbatas, misalnya dibawah 100 m2, desain minimalis adalah pilihan yang tepat serta menghindari detail yang terlalu ‘ramai’ atau ribet. Sedangkan untuk luas tanah diatas 100 m2, agak sedikit bisa bereksperimen. Rata-rata cenderung menerapkan 50 : 50 untuk bangunan dan ruang terbuka. Tentunya konsep ini harus memiliki luas lahan lebih dari 200 m2.

 Setelah itu dana dan lahan baru bicara ruangan. Berapa banyak ruangan yang kita inginkan. 1 kamar tidur, 1 kamar mandi, 1 ruang keluarga, 1 ruang makan. Untuk lahan yang terbatas tentu pilihan terbatas tapi bisa direkayasa dengan membuat bangunan 2 lantai atau lebih. Setelah jumlah ruangan yang ingin kita miliki ditetapkan, selanjutnya baru masuk dalam tahap desain.

 Tips lainnya, mendesain dengan sedikit sekat. Hanya kamar-kamar tidur saja memiliki dinding. Sedangkan ruang tamu, ruang keluarga, ruang makan, teras belakang dan mushola tidak disekat oleh dinding tapi dengan ‘permainan lantai’ dimana lantai ruang tamu paling tinggi, kemudian lantai ruang keluarga dan teras belakang paling rendah. Sedangkan ruang makan dan mushola tingginya sama. Dikombinasikan dengan ‘permainan langit-langit. Tinggi rendah setiap ruang dibuat berbeda.

 Disamping itu, aku memilih memiliki jendela yang besar-besar sehingga memudahkan cahaya matahari masuk ke dalam rumah. Praktis pada siang hari tidak pernah menyalakan lampu .. Kemudian, untuk menghemat. Finishingnya saya hanya menggunakan cat air saja. Sedangkan untuk diluar pilih cat anti jamur. Walau agak mahal, tapi biaya perawatannya lebih murah. Untuk atap dibuat cucuran’nya lebih rendah.

 Dibawah lantai teras belakang, dibuat kolam ikan yang kemudian menjorok keluar kesannya menciptakan lantai yang menggantung. Air kolam ikan itu membuat ruang keluarga menjadi sejuk karena uap air dapat menguap pada siang hari. Karena pada bagian ini tidak ditutup oleh atap.

Kesalahan Seorang Arsitektur

1. Merencanakan rumah tanpa memperhatikan peraturan pemerintah setempat tentang mendirikan bangunan

 Kesalahan ini berakibat fatal. Peraturan pemerintah tentang mendirikan bangunan dibuat bukan tanpa tujuan, namun peraturang-peraturan ini bertujuan agar lingkungan tetaplah tertata dan kepentingan umum tetap dilindungi. Hal ini jangan sampai Anda acuhkan. Tidak akan ada kesempatan lagi untuk memperbaiki apa yang salah jika bangunan Anda sudah berdiri. Yang ada adalah Anda harus berurusan dengan pemerintah, bahkan pula harus berhadapan dengan sanksi-sanksi. Dan hal ini malah akan jauh lebih menyulitkan Anda ketimbang Anda mengurus semua yang diperlukan sejak awal Anda hendak membangun.

2. Merencanakan rumah tanpa memperhitungkan ukuran dan lokasi dimana rumah akan dibangun

 Hal ini sama saja dengan Anda menggambar tanpa memperhatikan kertas gambar Anda, sehingga tanpa sengaja Anda menggambar hingga ke papan meja gambar Anda. Tentu saja hal ini merupakan kesalahan yang fatal. Bayangkan penyesuaian yang harus dilakukan di lapangan jika hal ini terjadi. Anda tidak hanya berurusan dengan uang dan waktu Anda pribadi, namun berarti pembengkakan tenaga kerja dan material juga. Akan lebih baik jika Anda membuat perencanaan rumah yang mungil kemudian Anda dapat mengembangkannya kemudian.

3. Merencanakan rumah tanpa memperhitungkan budget

 Tidak dapat dipungkiri, uang Andalah yang berperan sebagai bahan bakar dalam proyek perencanaan rumah impian Anda ini. Tentukan budget Anda, sesuaikan dengan gambaran rumah impian Anda dan kemudian lakukan pengendalian pengeluaran seperlunya.

4. Menyerahkan proses perencanaan rumah kepada orang yang tidak professional.

 Mungkin hal ini bisa memangkas pengeluaran Anda, namun tanpa Anda sadari, Anda telah melakukan kesalahan yang cukup fatal. Orang yang tidak professional biasanya melakukan hal atas asas coba-coba. Dan Anda pasti tahu bahwa biaya trial and error seperti ini sangatlah besar. Karena itu, kalau memang Anda mengingingkan jasa seseorang untuk membantu Anda merencanakan rumah impian Anda, pastikan dia adalah orang yang professional dan mengetahui seluk beluk perencanaan rumah.

5. Hanya mengandalkan opini dan keputusan desainer yang sudah Anda sewa tanpa melakukan riset Anda sendiri.

 Desainer interior atau arsitek professional tentulah merupakan seorang yang ahli tentang perencanaan rumah. Namun Anda jangan hanya menurut saja apa kata mereka, karena Andalah pemilik rumah itu nantinya, bukan mereka. Karena itu lakukanlah riset Anda sendiri, sejauh yang Anda mampu. Sehingga ketika tiba waktunya para desainer tersebut memberikan opini dan masukan-masukan desainnya kepada Anda, Andapun telah siap dengan kisi-kisi mengenai rumah impian Anda. Ingatlah, bahwa mereka `hanyalah` membantu Anda dalam pewujudan rumah impian Anda namun Andalah `sutradara`nya. Anda yang dapat menentukan bagaimana rumah impian Anda nantinya. Jangan selalu menerima desain-desain jika Anda tidak merasa pas dan mantap.Melakukan perencanaan rumah seperti ini bukanlah hal yang mudah. Bahkan bisa dikatakan dengan bercanda, bahwa para arsitek telah menghabiskan waktu beberapa semester kuliah untuk mempelajari hal ini.

Arti seorang Arsitek



 Seorang arsitek, adalah seorang ahli di bidang ilmu arsitektur, ahli rancang bangun atau ahli lingkungan binaan.

 Istilah arsitek seringkali diartikan secara sempit sebagai seorang perancang bangunan, adalah orang yang terlibat dalam perencanaan, merancang, dan mengawasi konstruksi bangunan, yang perannya untuk memandu keputusan yang mempengaruhi aspek bangunan tersebut dalam sisi astetika, budaya, atau masalah sosial. Definisi tersebut kuranglah tepat karena lingkup pekerjaan seorang arsitek sangat luas, mulai dari lingkup interior ruangan, lingkup bangunan, lingkup kompleks bangunan, sampai dengan lingkup kota dan regional. Karenanya, lebih tepat mendefinisikan arsitek sebagai seorang ahli di bidang ilmu arsitektur, ahli rancang bangun atau lingkungan binaan.

 Asal mula arsitektur dapat dipahami dengan sebaik-baiknya bila orang memilih pandangan yang lebih luas dan meninjau faktor sosial-budaya, dalam arti seluas-luasnya, lebih penting dari iklim, teknologi, bahan-bahan dan ekonomi. Dalam hal apa pun, interaksi diantara faktor-faktor inilah yang paling tepat untuk menjelaskan bentuk bangunan. Satu penjelasan saja tidak cukup, karena bangunan bahkan rumah yang tampak sederhana adalah lebih dari sekedar objek atau struktur. Mereka adalah lembaga gejala budaya dasar. Arti lebih umum lagi, arsitek adalah sebuah perancang skema atau rencana. "Arsitek" berasal dari Latin architectus, dan dari bahasa Yunani: architekton (master pembangun), arkhi (ketua) + tekton (pembangun, tukang kayu).

 Dalam penerapan profesi, arsitek berperan sebagai pendamping, atau wakil dari pemberi tugas (pemilik bangunan). Arsitek harus mengawasi agar pelaksanaan di lapangan/proyek sesuai dengan bestek dan perjanjian yang telah dibuat. Dalam proyek yang besar, arsitek berperan sebagai direksi, dan memiliki hak untuk mengontrol pekerjaan yang dilakukan kontraktor. Bilamana terjadi penyimpangan di lapangan, arsitek berhak menghentikan, memerintahkan perbaikan atau membongkar bagian yang tidak memenuhi persyaratan yang disepakati.
 Arsitektur dapat dipahami dengan baik bila ia dianggap jauh lebih dari sekedar tempat bernaung dari suatu anggapan untuk memanifestasikan fungsi. Makin sering kita berpikir dengan cara ini, makin mungkinlah hal itu terjadi.

Perjuangan Seorang Arsitektur

 Arsitek ingin agar bangsa ini mengetahui, bahwa Arsitek membawa misi yang bersih dan suci, bersih dari ambisi pribadi, bersih dari kepentingan dunia, dan bersih dari hawa nafsu, Arsitek tidak mengharap sesuatupun dari manusia, tidak mengharap harta benda atau imbalan lainnya, tidak juga popularitas, apalagi sekedar ucapan terimakasih., yang Arsitek harapkan adalah terbentuknya INDONESIA yang lebih baik dan bermartabat.

Contoh perjuangan seorang Arsitektur meliputi :

Jasa Pra-Desain dan Desain
 Jasa ini meliputi pekerjaan pra-desain/desain arsitektural untuk bangunan dan struktur lain

Pengertian Arsitektur

 Arsitektur adalah sebuah disiplin ilmu yang berkaitan langsung dengan kehidupan sehari-hari manusia dan bagaimana ia berhubungan dengan lingkungannya. Dalam hal ini, ilmu arsitektur dipandang telah ada bahkan sejak dahulu kala, sebelum Vitruvius dinyatakan sebagi arsitek di Roma pada masanya. Karena pada masyarakat tradisional sebelum itu pun, pengetahuan membangun telah dialihkan secara turun temurun dari generasi ke generasi sebagai sebuah proses berkelanjutan, hal ini mungkin lebih kerap disebut-sebut sebagai arsitektur vernakular.

 Seperti halnya dokter, akuntan dan Pengacara, arsitek adalah profesi yang menjual jasanya kepada masyarakat. Keberadaan arsitek diakui untuk mengurusi segala permasalahan mengenai rancang  bangun, mulai dari penyusunan konsep  perancangan hingga pengawasan berkala  sampai akhirnya menjadi sebuah produk   arsitektural. Selain itu, seorang arsitek juga  mempunyai tanggung jawab secara moral  seumur hidup terhadap karya-karyanya.

 Peran arsitek di dalam kehidupan masyarakat sangat penting karena arsitek sebagai salah satu komponen masyarakat yang berperan di dalam pembentukan peradaban kehidupan manusia. Arsitek sebagai profesi  yang menciptakan ruang bagi aktifitas dan kelangsungan hidup manusia dituntut selalu peka terhadap perkembangan zaman dan teknologi serta sedapat mungkin selalu membela kepentingan masyarakat umum.

 Selain itu, ilmu arsitektur juga merupakan perpaduan antara ilmu seni dan teknik bangunan yang memenuhi keinginan praktis dan ekspresif dari peradaban manusia dari zaman ke zaman. Kita dapat melihat dari literatur sejarah bagaimana hampir semua masyarakat yang telah hidup menetap memiliki keteknikan membangun tersendiri yang akhirnya menghasilkan arsitektur mereka. Dari sini, arsitektur kemudian dianggap penting bagi kekayaan sebuah kebudayaan karena bukan hanya tentang melakukan pertahanan terhadap lingkungan alam saja, tetapi juga terhadap lingkungan manusia, arsitektur kemudian menjadi prasyarat dan simbol dari perkembangan peradaban dari kebudayaan tersebut. Kali ini tidak akan diperdebatkan apakah ilmu arsitektur merupakan ilmu seni atau ilmu teknik, dan mencoba mengkompromikan kedua sisi tersebut. Ide Vitruvius tentang venustas (keindahan), firmitas (keterbangunan) dan utilitas (fungsi)nya disampaikan sebagai penegasan terhadap perdebatan tersebut.

 Untuk itu sangat penting mulai dari sekarang mahasiswa arsitektur yang nantinya berkeinginan untuk menjadi arsitek professional mengetahui langkah-langkah menjadi arsitek professional serta perannya dalam dunia kerja. Selain itu mahasiswa diharapkan memperkaya dan memperdalam ilmu dan pengalaman dalam bidang arsitektur.

 Hal tersebut di atas menandakan bahwa seorang arsitek harus mempelajari ranah yang cukup luas untuk menguasai berbagai macam kemampuan yang berkaitan dengan pemenuhan tuntutan terhadap dirinya dalam perjalanannya menuju profesi arsitektur, meski kemudian harus melintasi dan berdiri di atas batas antara ilmu seni dan ilmu sains.

Tahap Membangun Rumah

Tahap Membangun Rumah

Tahapan-tahapan meliputi :

A. Pekerjaan Sipil
- Pekerjaan Persiapan
- Pekerjaan Pondasi
- Pekerjaan Struktur Beton
- Pekerjaan Pasangan Dinding dan Plesteran
- Pekerjaan Rangka Atap
- Pekerjaan Instalasi Air Bersih dan Air Kotor
- Pekerjaan Instalasi Listrik
- Pekerjaan Plafond
- Pekerjaan Kusen, Pintu dan Jendela

B. Pekerjaan Finishing
- Pekerjaan Pemasangan Material Lantai / Dinding
- Pekerjaan Politur / Melamik / Duco
- Pekerjaan Pengecatan
- Pekerjaan Kunci dan Alat Penggantung
- Pekerjaan Pemasangan Sanitary
- Pekerjaan Fixture Lampu dan Sakelar-Stop Kontak
- Pekerjaan Pagar Depan dan Pintu masuk
- Pekerjaan Carport dan Jalan Masuk

C. Pekerjaan Serah Terima Pekerjaan
- Serah Terima Pertama
- Masa Garansi
- Serah Terima Kedua

Pada dasarnya item pekerjaan bangunan rumah terdiri dari:

A. Pekerjaan persiapan meliputi :
- Pembuatan bedeng
- Pemasangan bouwplank
- Pemasangan andang / scaffolding.

B. Pekerjaan tanah meliputi :
- Galian tanah
- Urugan tanah
- Meratakan tanah
- Sesek tanah

C. Pekerjaan pasangan meliputi :
- Pasangan stampeng batu.
- Pasangan pondasi batu.
- Beraben pondasi
- Pasangan batu merah
- Plesteran dinding
- Acian dinding.

D. Pekerjaan beton meliputi :
- Begesting cetakan beton
- Pembesian beton
- Cor beton

E. Pekerjaan pelapis dinding dan lantai meliputi
- Flor lantai beton
- Pasangan lantai keramik
- Pasangan dinding keramik
- Dan lain sebagainya,semua pasangan apa saja yang melekat pada dinding maupun lantai.

F. Pekerjaan saniter dan saluran air meliputi :
- Pasang closed,wastafel,washbak.
- Pemasangan pipa instalasi air.
- Pembuatan sumur bor dan lain-lain.

G. Pekerjaan kayu dan plafon meliputi :
- Pembuatan kap / rangka atap.
- Pemasangan plafon
- Pembuatan kusen pintu / jendela.
- Pembuatan daun pintu / jendela.
- Stel daun pintu / jendela.
- Pemasangan kaca.

H. Pekerjaan atap dan talang meliputi :
- Pasang usuk,reng,genting.
- Pasang atap seng dan semua pasangan penutup bangunan.
- Pasang talang
- Pasang corong.

I. Pekerjaan cat dan politur.
- Cat dinding exterior dan interior.
- Cat plafon.
- Cat / politur kusen beserta daunnya.

 Susunan daftar pekerjaan tersebut diatas dikelompokkan berdasarkan jenis pekerjaan. Namun dalam praktek sehari-hari, disusun berdasarkan urutan pekerjaan.Mulai dari pasang bouwplank sampai pengecatan (sampai rumah jadi). Hal ini untuk memudahkan penyusunan time schedule. Karena time schedule berkaitan erat dengan jadual pengadaan material dan tenaga kerja. Dan tentunya terkait erat pula dengan perkembangan biaya.Pengendalian pelaksanaan, perkembangan biaya dan lain-lain dipantau dari time schedule ini. Bahkan kita bisa mengevaluasi setiap minggu.

Fungsi time schedule (perencanaan waktu) dapat digunakan untuk :

1. Mengatur jadwal kedatangan material / bahan bangunan.
2. Mengatur jadwal pengadaan tenaga kerja.
3. Mengontrol / mengendalikan biaya pelaksanaan pekerjaan step by step.

Pengaruh Tugas Seorang Arsitek Terhadap Lingkungan

Pengaruh baik tugas seorang arsitek terhadap lingkungan
 Memperhatikan hubungan antara ekologi dan arsitektur, yaitu hubungan antara massa bangunan dengan makhluk hidup yang ada disekitar lingkungannya, tak hanya manusia tetapi juga flora dan faunanya. Arsitektur sebagai sebuah benda yang dibuat oleh manusia harus mampu menunjang kehidupan dalam lingkugannya sehingga memberikan timbal balik yang menguntungkan untuk kedua pihak. Pendekatan ekologis dilakukan untuk menghemat dan mengurangi dampak  – dampak negatif yang ditimbulkan dari terciptanya sebuah massa bangunan, akan tetapi dengan memanfaatkan lingkungan sekitar. Contoh terapannya yaitu,
  • Munculnya trend green design.
  • Memberikan dampak pada estetika bangunan
  • Dapat memberikan pemecahan masalah pada tata letak bangunan atau kota.
 Memperhatikan kondisi lahan yang akan dibangun. Sebagai contoh bila bangunan akan didirikan pada lahan yang memiliki kemiringam, maka dengan pendekatan ekologis bisa dicarikan solusinya seperti memperkuat pondasi, atau menggabungkan unsur alam pada lingkungan dengan bangunan yang ada sehingga semakin estetis bangunan yang tercipta.
 Contoh studi kasusnya ialah pada bangunan perpustakaan UI yang ramah lingkunan, yaitu dengan memaksimalkan penggunaan cahaya matahari pada siang hari, banyaknya material kaca yang dapat dipilih untuk memaksimalkan cahaya matahari supaya dapat memasuki ruangan tanpa terasa panas, pengunaan material – material yang ramah lingkungan.

Pengaruh buruk tugas seorang arsitek terhadap lingkungan
 Pengaruh buruk disini, merupakan kekurangtelitian arsitek dalam melakukan tugasnya dalam membangun..
Contoh studi kasusnya ialah bangunan green arsitektur, yang tidak menciptakan tema green itu sendiri. Contohnya, bangunan di Kemang, yang seharusnya bangunan dibangun 20 % dan memiliki lahan terbuka hijau 80 %. Namun saat ini kemang menjadi kawasan area bisnis yang sensasional, yang hanya memiliki lahan terbuka hijau menjadi 20%, dan umumnya penuh dengan bentuk masif yang hanya mengejar estetika belaka. Akibat dari pembangunan yang kurang memerhatikan lahan terbuka hijau, menagakibatkan banjir pada kawasan lainnya..
contoh studi kasus lainnya ialah pada jebolnya tanggul Situ Gintung karena banyaknya curah hujan yang terjadi dan perkiraan para peneliti akan maraknya pembangunan tempat wisata ataupun bangunan komersial lainnya disekitar tanggul Situ Gintung yang seharusnya menjadi tanah resapan bagi tanggul tersebut. Akibat dari tanggul situ gintung yang jebol

Kesimpulan
 Merancang dengan memperhatikan lingkungan tanpa membahayakan lingkungan, diperlukan pengetahuan dan pemahaman yang luar biasa terhadap lingkungaan. Seorang arsitek harus banyak belajar dan belajar dan berusaha tidak egois dalam merancang. Kalau dilihat dari sudut pandang lain, memang hampir tidak ada yang tanpa resiko. Membangun tapi merusak lingkungan, tanpa membangun kita juga tidak akan maju. Karena itulah arsitek diharuskan untuk tidak hanya belajar dan memahami, tapi merancang dengan menerapkan seluruh apa yang sudah dipelajari dan ketahui, tidak egois dan mencintai lingkungan sekitarnya seperti ia mencintai dirinya sendiri, dan juga dituntut untuk mengerti akan segala seluk beluk bangunan,site dan lingkungan, dampak positif dan dampak negatif pun sangat mempengaruhi arsitek tersebut, tetapi memang sangat disayangkan, orang-orang sekarang ini terlahir dengan sifat ego yang tinggi, yang penting hanya ingin menang ( tidak mau kalah) tanpa memikirkan lingkungan sekitarnya.

Arsitek



 Seorang arsitek, adalah seorang ahli di bidang ilmu arsitektur, ahli rancang bangun atau ahli lingkungan binaan.
Istilah arsitek seringkali diartikan secara sempit sebagai seorang perancang bangunan, adalah orang yang terlibat dalam perencanaan, merancang, dan mengawasi konstruksi bangunan, yang perannya untuk memandu keputusan yang memengaruhi aspek bangunan tersebut dalam sisi astetika, budaya, atau masalah sosial. Definisi tersebut kuranglah tepat karena lingkup pekerjaan seorang arsitek sangat luas, mulai dari lingkup interior ruangan, lingkup bangunan, lingkup kompleks bangunan, sampai dengan lingkup kota dan regional. Karenanya, lebih tepat mendefinisikan arsitek sebagai seorang ahli di bidang ilmu arsitektur, ahli rancang bangun atau lingkungan binaan.
Arti lebih umum lagi, arsitek adalah sebuah perancang skema atau rencana.

 "Arsitek" berasal dari Latin architectus, dan dari bahasa Yunani: architekton (master pembangun), arkhi (ketua) + tekton (pembangun, tukang kayu).

 Dalam penerapan profesi, arsitek berperan sebagai pendamping, atau wakil dari pemberi tugas (pemilik bangunan). Arsitek harus mengawasi agar pelaksanaan di lapangan/proyek sesuai dengan bestek dan perjanjian yang telah dibuat. Dalam proyek yang besar, arsitek berperan sebagai direksi, dan memiliki hak untuk mengontrol pekerjaan yang dilakukan kontraktor. Bilamana terjadi penyimpangan di lapangan, arsitek berhak menghentikan, memerintahkan perbaikan atau membongkar bagian yang tidak memenuhi persyaratan yang disepakati.

 Arsitek tidak hanya bertanggung jawab dalam hal mendesain rumah dan bangunan. Kondisi lingkungan dan sosial masyarakat pun menjadi tanggung jawab moral seorang arsitek.

 Isu lingkungan termasuk salah satu tantangan tersebut. Pemanasan global menuntut para arsitek untuk dapat menciptakan desain rumah yang ramah lingkungan. Hal ini masih berkaitan pula dengan perkembangan gaya hidup, pengetahuan dan teknologi, dan lokalitas atau budaya setempat. Faktor-faktor tersebut, harus dipadukan dalam satu desain yang tetap kreatif, menarik, dan nyaman.

 Arsitek harus berpikir jauh ke depan, bukan hanya memikirkan desain bangunan. Kelangsungan hidup sosial dan lingkungan di masa depan, juga bagian dari tanggung jawab moral seorang arsitek. 
Arsitek pun merupakan profesi yang banyak bersentuhan dengan berbagai macam orang. Hal ini pun merupakan tantangan lain yang membuat arsitek dituntut untuk bisa mengakomodasi berbagai kebutuhan. Setiap tantangan ini, harus bisa membuat profesi arsitek semakin berkembang.

Desain Arsitektur Gaya Mediterania

 Desain rumah dengan gaya mediterania memiliki bentuk dan tekstur yang khas. Selain itu, konsep mediterania juga kaya akan warna. Warna yang biasanya selalu dipakai dalam desain ini adalah warna-warna tanah.

 Gaya mediterania merupakan salah satu seni arsitektur yang berkembang hingga. Gaya ini adalah perkembangan dari bentuk arsitektur vernakuler muncul dari negara-negara pesisir lautmediterania. Arsitektur mediterania juga banyak dipengaruhi oleh kebudayaan Islam. Hal tersebut dapat dilihat dari ciri bentuk lengkungan pada pintu, jendela, teras, dan selaras lebar yang membuat suhu di dalam ruangan rumah bergaya mediterania tetap terasa nyaman.

 Ciri khas desain mediterania lainnya yaitu terlihat dari elemen dinding yang dibuat dengan tekstur kasar dan terkesan alami. Sedangkan dari segi warna, gaya mediterania banyak menggunakan paduan warna-warna yang tegas yang tampil natural. Ya, pada arsitektur mediterania, dinding-dindingnya lebih banyak didesain dengan permainan warna-warna alami, misalnya terakota.

 Tetapi, banyak juga pemilik rumah yang mengadopsi gaya mediterania dengan mengaplikasikan warna yang lebih cerah. Hal ini untuk menghindari kesan terlalu gelap pada bagian interior rumah.  Warna cerah yang bisa digunakan untuk menggantikan warna khas mediterania diantaranya yaitu warna krem, putih, atau abu-abu.

 Dari gaya pengecatan, dinding rumah mediterania juga memiliki sedikit perbedaan jika dibandingkan dengan rumah biasa. Warna cat dinding desain ini cenderung memiliki kepekatan dan ketebalan yang tidak merata. Untuk mendapatkan hasil seperti ini, pemiliki rumah gaya mediterania biasanyamencampur cat dinding dengan sedikit air sebelum memulai pengecatan.Untuk memperkuat konsep hunian mediterania, umumnya pada area masuk bangunan dihadirkan hiasan dekoratif yang menyerupai kubah.
Desain arsitektur mediterania bisa dipakai di Indonesia yang tentunya disesuaikan dengan iklim Indonesia.

Desain Grafis

Desain Grafis

 Desain grafis adalah suatu bentuk komunikasi visual yang menggunakan gambar untuk menyampaikan informasi atau pesan seefektif mungkin. Dalam disain grafis, teks juga dianggap gambar karena merupakan hasil abstraksi simbol-simbol yang bisa dibunyikan. disain grafis diterapkan dalam disain komunikasi danfine artt. Seperti jenis disain lainnya, disain grafis dapat merujuk kepada proses pembuatan, metoda merancang, produk yang dihasilkan (rancangan), atau pun disiplin ilmu yang digunakan (desain). Seni desain grafis mencakup kemampuan kognitif dan keterampilan visual, termasuk di dalamnya tipografi, ilustrasi, fotografi, pengolahan gambar, dan tata letak....

Batasan Media
 Desain grafis pada awalnya diterapkan untuk media-media statis, seperti buku, majalah, dan brosur. Sebagai tambahan, sejalan dengan perkembangan zaman, desain grafis juga diterapkan dalam media elektronik, yang sering kali disebut sebagai desain interaktif atau desain multimedia.
Batas dimensi pun telah berubah seiring perkembangan pemikiran tentang desain. Desain grafis bisa diterapkan menjadi sebuah desain lingkungan yang mencakup pengolahan ruang.

Prinsip dan Unsur Desain

 Unsur dalam desain grafis sama seperti unsur dasar dalam disiplin desain lainnya. Unsur-unsur tersebut (termasuk shape, bentuk, tekstur, garis, ruang, dan warna) membentuk prinsip-prinsip dasar desain visual. Prinsip-prinsip tersebut, seperti keseimbangan, ritme, tekanan, proporsi dan kesatuan , kemudian membentuk aspek struktural komposisi yang lebih luas.

Peralatan desain grafis
 
 Peralatan yang digunakan oleh desainer grafis adalah ide, akal, mata, tangan, alat gambar tangan, dan komputer. Sebuah konsep atau ide biasanya tidak dianggap sebagai sebuah desain sebelum direalisasikan atau dinyatakan dalam bentuk visual.

 Pada pertengahan 1980, kedatangan desktop publishing serta pengenalan sejumlah aplikasi perangkat lunak grafis memperkenalkan satu generasi desainer pada manipulasi image dengan komputer dan penciptaan image 3D yang sebelumnya adalah merupakan kerja yang susah payah. Desain grafis dengan komputer memungkinkan perancang untuk melihat hasil dari tata letak atau perubahan tipografi dengan seketika tanpa menggunakan tinta atau pena, atau untuk mensimulasikan efek dari media tradisional tanpa perlu menuntut banyak ruang.
Seorang perancang grafis menggunakan sketsa untuk mengeksplorasi ide-ide yang kompleks secara cepat, dan selanjutnya ia memiliki kebebasan untuk memilih alat untuk menyelesaikannya, dengan tangan atau komputer.

Kupulan foto RUMAH UNIK dari beberapa blog

Berikut contoh-contoh model rumah dengan desain bentuk yang unik, yang mungkin aneh buat kita. Bentuk-bentuk yang unik tersebut ternyata juga aplikatif untuk kegiatan dirumah. Ya, desain yang kreatif.